tepat malam ini
indah memang, tiada setitik hujan pun turun
gerah pun sepertinya sedang enggan menyapa
sejuk, romantis bagi mereka yang memadu kasih
ahhh kekasih,,,,
kata yang sering muncul dalam hampir setiap perbincangan
yang katanya dua insan yang diciptakan untuk terus bersama
yang katanya dengan memilikinya serasa dunia milik berdua
yang katanya nggak ada yang lebih penting dari pada itu !
tapi,,,bagiku...
tepat malam ini, yaa,,malam ini
justru karna kata itu lah membuatku enggan berdiri
yang awalnya sempat beranjak untuk siap melangkah
berdiri, bahkan sudah setengah berlari
akhirnya pun harus berfikir kembali
berfikir untuk akan terus atau berhenti
tidak cukup berhenti begitu saja
perlukah membalik dan menutup mata rapat-rapat
dan benar-benar enggan melihatnya kembali
mungkin dengan berharap hujan turun
menghapus setiap jejak langkah lariku
itu akan menjadikanku lebih baik
sebenarnya simple untukku menghapus semuanya
cukup dengan kembali berdiri
membalikkan arah
dan tersenyum
berlalu, dan menganggap tak pernah ada sesuatu
lagi-lagi secara teori itu mudah
tapi sakit itu akan terus menghantui
dan,,,,,
"hibur aku ketika aku salah memilih"
"hibur aku ketika aku harus kecewa nanti"
"hibur aku ketika aku harus berhenti dan menghapus semuanya"
menanggalkan semua yang pernah terucap
membuang jauh-jauh setiap rangkaian paralel yang pernah ada
mengubur rasa yang pernah bersemi indah
yang hampir aku siram agar ia subur
hampir menghijau dan tumbuh tunas
biarkan saja, ia kembali layu
biarkan saja sampai akhirnya dia bosan dan mengering
tetap biarkan saja......
hibur dan bantu aku..........

0 komentar:
Posting Komentar